Tahukah Kamu, muslim Denmark cuma punya tiga jam untuk makan dan minum. Selebihnya, mereka harus berpuasa 21 jam
Semua Seru - Puasa Ramadan 1437 Hijriah telah di mulai,diperkirakan Denmark dan Swedia akan mengalami waktu puasa terlama, sedangkan puasa tercepat ada di Argentina dan Australia.
Muslim di Denmark akan menjalani puasa selama 21 jam. Sementara Muslim di Argentina akan berpuasa hanya selama sembilan jam 30 menit.
Berdasarkan peta dunia, negara yang akan mengalami waktu puasa terpanjang lainnya adalah Islandia, Swedia, dan Norwegia selama 20 jam. Belanda dan Belgia selama 18 jam 30 menit.
Spanyol selama 17 jam 30 menit. Inggris dan Jerman selama 16 jam 30 menit. Sementara di Amerika Serikat, Perancis, dan Italy, puasa akan berlangsung selama 16 jam.
Jika di Argentina waktu puasa berlangsung paling singkat, puasa di negara Kanguru (Australia) berjalan hanya 10 jam, waktu puasa di Afrika Selatan sekitar 10 jam 30 menit, Brazil 11 jam, dan di Mexico selama 13 jam 20 menit pada Ramadan tahun ini.
Sementara kawasan India dan negara-negara Arab akan menjalani puasa antara 14 hingga 16,5 jam. Di Pakistan, Muslim akan berpuasa antara 15-16 jam sementara Muslim India selama 14 jam 30 menit.
Sementara di Ibukota India, New Delhi Puasa di kota New Delhi akan berjalan selama 15 jam 30 menit.sementara itu Muslim di Bangladesh akan menjalankan puasa sekitar 15 jam.
Muslim yang berpuasa di Mesir sekitar 16 jam 30 menit. dan Orang-orang yang berpuasa di Bahrain, Arab Saudi, Tunisia dan Palestina selama 15 jam.
Kota Tabuk dan Haql akan menjalani waktu puasa di antara terlama di antara kota-kota lainnya di Arab Saudi, selama 15 jam 30 menit. Waktu puasa sedikit lebih pendek ada di Dammam selama 15 jam 18 menit, dan puasa paling cepat di Saudi ada di Riyadh selama 15 jam delapan menit.
Di Yaman, puasa akan berjalan selama 15 jam 50 menit. Di Qatar selama 14 jam 40 menit. Sementara di Kuwait, Irak, Yordania, Suriah dan Aljazair, Maroko dan Libya serta Sudan akan berpuasa selama 14 jam.
Untuk kawasan belahan bumi utara, Ramadan tahun ini tidak jatuh pada musim panas. Meski demikian, hari-hari akan terasa lebih panjang dibandingkan bulan sebelumnya.
Menurut para pakar astrologi, belahan bumi utara tidak hanya akan menjalani puasa terlama, tetapi juga suhu terpanas sejak 33 tahun terakhir.
Ini karena matahari tengah berada di kawasan subtropik di belahan bumi utara. Sehingga puncak musim panas ada di utara dan puncak musim dingin ada di selatan.
Ramadan tahun ini juga akan menjadi puasa terpanas sepanjang sejarah karena sejumlah negara tengah berada tepat di bawah terik matahari.