Semua Seru - Seorang pria asal Jawa Tengah bermimpi bahwa sang ibu bakal Hidup kembali,Ia juga nekat bongkar makam ibunya.bahkan tidur bersama dengan mayat ibunya selama satu bulan.
Kejadian ini terjadi di Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu,Temanggung,pada 24 mei 2016 lantas.
Aksi nekat ini ketahuan sesudah kepala desa setempat mencurigai adanya pencurian mayat dengan identitas Parimah yang meninggal 14 April 2016.
Kejadian ini dilaporkan oleh kepala desa setempat dan adanya laporan warga sekitar yang sering mencium bau busuk. Dan sesudah diperiksa kediaman pelaku, ternyata benar aja mayat ibunya dibaringkannya di tempat tidur di rumahnya.
Kasatreskrim Kepolisian Temanggung, Ajun Komisaris Polisi Suharto mengatakan bahwa saat ini Supriyanto sudah ditahan.
Dia diperiksa terkait apa yang telah dilakukan terhadap jasad ibunya. Saat dimintai keterangan di kantor polisi, Supriyanto mengaku nekat membongkar makam sang ibu, karena ia berharap ibunya hidup kembali sesuai dengan apa yang ada di dalam mimpinya.
“saat diminta keterangan, pelaku mengaku mendapat wangsit dari mimpi untuk bongkar kuburan ibunya, supaya Bisa dihidupkan kembali,” Perkataan Suharto, Selasa (21/6/2016).
“saat membongkar mayat, Supriyanto mengaku dibantu oleh sembilan orang tetangga di kampungnya. Jasad si ibu, Selanjutnya dibawa ke rumah,” lanjutnya.
Selain mengamankan Supriyanto, polisi juga mengamankan tiga orang lain yang diduga turut serta dalam kasus pembongkaran dan pencurian mayat tersebut. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa jenazah Parimah, dua buah cangkul yang digunakan untuk menggali, seutas tali, dan senter.
"Untuk kejiwaan pelaku, kami akan gandeng psikolog untuk memeriksa, apakah ada kelainan jiwa atau tidak, " katanya.
Atas apa yang dilakukan Supriyanto mencuri mayat sang ibu tetap akan dipidana dengan jeratan Pasal 180 KUHP dengan ancaman hukumannya satu tahun empat bulan penjara.
Kejadian ini terjadi di Dusun Ngrancang, Desa Bojonegoro, Kecamatan Kedu,Temanggung,pada 24 mei 2016 lantas.
Aksi nekat ini ketahuan sesudah kepala desa setempat mencurigai adanya pencurian mayat dengan identitas Parimah yang meninggal 14 April 2016.
Kejadian ini dilaporkan oleh kepala desa setempat dan adanya laporan warga sekitar yang sering mencium bau busuk. Dan sesudah diperiksa kediaman pelaku, ternyata benar aja mayat ibunya dibaringkannya di tempat tidur di rumahnya.
Kasatreskrim Kepolisian Temanggung, Ajun Komisaris Polisi Suharto mengatakan bahwa saat ini Supriyanto sudah ditahan.
Dia diperiksa terkait apa yang telah dilakukan terhadap jasad ibunya. Saat dimintai keterangan di kantor polisi, Supriyanto mengaku nekat membongkar makam sang ibu, karena ia berharap ibunya hidup kembali sesuai dengan apa yang ada di dalam mimpinya.
“saat diminta keterangan, pelaku mengaku mendapat wangsit dari mimpi untuk bongkar kuburan ibunya, supaya Bisa dihidupkan kembali,” Perkataan Suharto, Selasa (21/6/2016).
“saat membongkar mayat, Supriyanto mengaku dibantu oleh sembilan orang tetangga di kampungnya. Jasad si ibu, Selanjutnya dibawa ke rumah,” lanjutnya.
Selain mengamankan Supriyanto, polisi juga mengamankan tiga orang lain yang diduga turut serta dalam kasus pembongkaran dan pencurian mayat tersebut. Polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa jenazah Parimah, dua buah cangkul yang digunakan untuk menggali, seutas tali, dan senter.
"Untuk kejiwaan pelaku, kami akan gandeng psikolog untuk memeriksa, apakah ada kelainan jiwa atau tidak, " katanya.
Atas apa yang dilakukan Supriyanto mencuri mayat sang ibu tetap akan dipidana dengan jeratan Pasal 180 KUHP dengan ancaman hukumannya satu tahun empat bulan penjara.
